Kualitas pipa air merupakan dasar yang menentukan apakah saluran air untuk perbaikan rumah dapat berfungsi dengan baik, dan bagaimana merencanakan tata letak pipa secara keseluruhan juga sangat penting. Kesalahan kecil dapat menyebabkan banyak masalah. Zhejiang IFAN tidak hanya berkomitmen untuk memproduksi sambungan pipa air berkualitas tinggi, tetapi juga berupaya sebaik mungkin untuk menyediakan solusi perpipaan yang tepat bagi pelanggan. Hari ini, IFAN hadir untuk membahas beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang pipa rumah tangga. IFAN memperkenalkan Tindakan Pencegahan Tata Letak Pipa untuk Anda.
Ini adalah Situs Web Instagram kami: www.instagram.com
Lokasi
Sedangkan untuk pemasangan pipa airnya, di atas atau di dalam tanah, itu tergantung kepada pertimbangan masing-masing pengguna.
Tata Letak
Persyaratan paling dasar untuk tata letak pipa air perbaikan rumah adalah "horizontal, horizontal, dan vertikal". Keunggulannya antara lain: pemasangan siku yang mudah untuk memastikan aliran air lancar; pemasangan komponen lain di tahap selanjutnya; perlindungan pipa saluran dan perawatan selanjutnya yang mudah. Sangat diperlukan.
Jarak
Jangan menekan pipa air pada pipa sirkuit, dan jangan menempatkan pipa air dan listrik pada slot yang sama, karena dapat menimbulkan risiko kebocoran listrik. Air dan listrik harus ditempatkan di tangki terpisah, dengan jarak antar tangki minimal 15 cm.

Tidak Menyeberang
Pipa air dan pipa gas tidak boleh bersilangan, karena dapat menyebabkan kebocoran pipa air atau gas. Pastikan jarak antara pipa air dan pipa gas tidak lebih dari 10 cm.
Menyiapkan Pipa Air Panas dan Dingin
Atur pipa air panas dan dingin, jaraknya harus 15 cm, dan kesalahannya harus dalam 0,1 cm. Jika spesifikasi tidak diikuti, atau kesalahannya terlalu besar, antarmuka pemanas air tidak akan terhubung ke pipa air.
Membedakan Pipa Air Panas dan Dingin
Ketebalan dinding pipa air panas dan dingin berbeda. Pipa air dingin tidak dapat digunakan sebagai pipa air panas. Cara mudah untuk membedakan pipa air panas dan dingin adalah dengan adanya tanda garis merah pada pipa air panas.
Kurangi Koneksi
Gunakan aksesori sambungan sesedikit mungkin, baik di bawah tanah maupun di dinding. Semakin banyak titik sambungan, semakin besar kemungkinan kebocoran.
Tes
Setelah pemasangan pipa air, pastikan untuk melakukan uji tekanan air. Selain berfungsi untuk mengalirkan air, pipa air yang tertanam di dinding juga akan diuji tekanan airnya dalam jangka waktu yang lama untuk penggunaan selanjutnya, terutama karena bagian sambungan pipa air kemungkinan besar akan gagal uji dan bocor.
Oleh karena itu, setiap konstruksi yang melibatkan jalur air harus menjalani uji tekanan untuk menguji kapasitas menahan tekanan pipa setelah transformasi. Dalam keadaan normal, uji tekanan harus dilakukan sebelum dan sesudah rekonstruksi jalur air. Tujuannya adalah untuk menguji kapasitas menahan tekanan pipa air secara lebih komprehensif dan memastikan bahwa pipa tidak bocor dan dapat digunakan dengan aman. Langkah ini tidak boleh diabaikan.
Hal-hal di atas adalah hal-hal paling mendasar tentang pemasangan pipa air. Untuk informasi konsultasi lebih lanjut tentang pemilihan pipa air dan pemasangan tenaga air, silakan lihat "JIKA”.